Tampilkan postingan dengan label nutrisi untuk otak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nutrisi untuk otak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Januari 2011

Makanan Untuk Otak

Makanan Untuk Otak

Pertanyaan:
Adakah makanan dan nutrisi yang baik untuk meningkatkan kinerja otak?

Jawaban:
Ada, diantaranya adalah:

Kacang Kedelai
Menurut Prof.Sandra File dari Guy’s Hospital, London, Kacang kedelai mengandung isoflavones yang berfungsi sebagai reseptor eksogen di dalam otak terutama di dalam hipokampus (area yang bertanggung jawab terhadap memory).

Vitamin B
Fungsi dari vitamin B adalah mengirimkan oksigen ke otak. Asupan vitamin B yang cukup dapat meningkatkan daya ingat. B3 atau Niacin sangat baik untuk memperkuat memori otak. B6 yang memproduksi neurotransmitter dapat meningkatkan mood. Sementara B12 sangat baik untuk kesehatan otak. Secara umum, vitamin B membantu tubuh membentuk acetylcholine, yaitu suatu zat kimia otak yang dibutuhkan untuk daya ingat.

Minyak Ikan
Mengkonsumsi minyak ikan sangat baik untuk kesehatan otak. Minyak ikan mengandung asam lemak omega 3, yaitu zat yang dapat memperbaiki kekuatan daya ingat.

Ginko Biloba
Ginko Biloba sudah dikenal selama beribu-ribu tahun yang lalu digunakan sebagai obat penguat daya ingat. Ginko biloba dapat memperbaiki sirkulasi darah ke otak dengan memperbesar pembuluh darah untuk meningkatkan suplai oksigen.

Makanan Lainnya yg Bagus Untuk Otak :
- Buah anggur hitam
- susu
- madu lebah
- kismis
- kurma
- air zam-zam
- kurma
- ikan tuna
- tempe

Selasa, 28 Desember 2010

Lemak Mempertajam Daya Ingat

Lemak Pertajam Daya Ingat
Anda mungkin sering lupa menaruh kunci atau lupa membawa handphone? Mungkin saja anda kekurangan lemak nabati yang menyebabkan daya ingat menurun. Lupa membawa sesuatu sepertinya sepele tapi kalau terjadi hampir setiap hari maka harus diwaspadai, mungkin saja ada yang salah dengan makanan yang anda makan.

Baru-baru ini penelitian menemukan bahwa lemak adalah salah satu hal yang penting untuk menunjang daya ingat. Hasil penilitiannya berjudul Proceedings of the National Academy of Sciences mengenai keterhubungan lemak dengan kemampuan untuk mengingat yang dipublikasikan pada bulan mei 2009.

Lemak mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang dapat ditemukan di dalam ikan, minyak zaitun, kedelai juga kacang-kacangan. Di dalam usus kecil dihasilkan molekul yang disebut dengan oleoylethanolamide (OEA). Molekul inilah yang menjadi reseptor di dalam usus untuk mengirimkan sinyal ke otak kita.

Salah satu sinyal yang dikirimkan ini berakhir di suatu bagian di otak yang disebut dengan hipotalamus. Hipotalamus bertanggung jawab dalam menyampaikan rasa yang memuaskan perasaan dan memberikan pesan kepada otak tentang kenangan emosional jangka panjang.

Untuk menghasilkan OEA secara alami disarankan mengkonsumsi ikan salmon, kacang-kacangan, minyak sayur dan sumber lemak nabati lainnya. Lemak tersebut diserap dan OEA dihasilkan sekitar 10-20 menit setelah mengkonsumsi makanan tersebut. Hal ini membantu anda untuk mengingat lebih baik. "Usus dan otak yang baik dan dalam kondisi prima mampu memperkuat kenangan dan meningkatkan daya ingat," ujar Piomelli menerangkan.