Tampilkan postingan dengan label cegah pikun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cegah pikun. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Januari 2011

Minuman Soucenaid Dapat Mencegah Pikun

Cegah Penyakit Pikun Dengan Minuman Souvenaid
Penyakit Alzheimer (pikun) merupakan ancaman bagi mereka yang berusia 50 tahun keatas. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi penyakit Alzheimer namun belum ada yang ampuh menyembuhkannya sehingga peneliti kini focus pada upaya pencegahannya.

Peneliti dari Massachusetts Institute of Technology menciptakan minuman Souvenaid yang bisa menjadi obat bagi penderita Alzheimer. Minuman tersebut mengandung 3 komponen utama yang bisa mempertahankan sinapsis otak, yaitu choline, uridine, dan asam lemak omega-3 (DHA).

Ciri dari penyakit Alzheimer adalah hilangnya sinapsi yaitu system koneksi yang menghubungkan antar sel-sel syaraf dengan otot. Berkurangnya koneksi antar sinapsis ini menyebabkan kemampuan mengingat menjadi payah dan terjadi gangguan bahasa.

"Uridine adalah molekul yang digunakan dalam pengkodean molekul DNA, kolin adalah vitamin B alami dan DHA banyak ditemukan pada ikan. Ketiga nutrien ini aman karena banyak ditemukan pada tubuh manusia. Gabungan dari tiga jenis bahan ini bisa meningkatkan produksi lemak dan protein yang dibutuhkan untuk pembentukan sinapsis," kata Dr Richard Wurtman, profesor dari Massachusetts Institute of Technology.

Minuman tersebut diberikan pada 225 pasien Alzheimer ringan dan para peneliti menemukan bahwa produk tersebut sangat membantu pasien. Sementara itu, Yian Gu, seorang doktor neurolog dari Columbia University Medical Center mengatakan, penyakit Alzheimer ada hubungannya dengan diet.

"Akan lebih baik lagi jika studi ini dibandingkan dengan penggunaan multivitamin dan minyak ikan yang banyak dikonsumsi orang untuk meningkatkan ingatan sehingga masyarakat bisa tahu mana yang lebih efektif dan tidak," kata Gu.

Selain itu peneliti juga menyarankan agar mereka yang memiliki gejala Alzheimer segera mendeteksi otak mereka dengan alat scan MRI untuk melihat struktur bagian otak yang menyimpan memori. Tingkat difusi air ke sel-sel otak juga ternyata merupakan faktor yang mempengaruhi kemampuan mengingat dan struktur otak.

Studi tersebut dimuat dalam ‘The Journal of The American Medical Association’. Juga disarankan agar mereka yang mamasuki usia 50 tahun keatas untuk memeriksakan otaknya dengan alat MRI guna mengetahui ada atau tidaknya gejala penyakit Alzheimer (pikun) sehingga bisa ditangani lebih awal.

Rabu, 22 Desember 2010

Search Online Cegah Pikun

Lakukan Search Online Di Internet Agar Tidak Pikun

Dengan bertambahnya usia maka kemampuan daya ingat otak umumnya semakin menurun. Untuk menjaga agar otak tetap sehat walaupun usia terus bertambah maka lakukanlah aktivitas yang dapat membuat otak selalu sibuk. Salah satunya dengan melakukan aktivitas searching di internet.

Para peneliti dari University of California Los Angeles merekam aktivitas orang-orang yang sedang searching di internet dengan menggunakan pencitraan resonansi magnetic atau yang dikenal dengan MRI. Penelitian melibatkan 24 responden yang terdiri dari usia 55-76 tahun dengan separuh responden memiliki pengalaman berinternet dan separuhnya tidak.

Dr . Gary Small, salah satu anggot tim penelitian tersebut mengatakan bahwa mereka yang terbiasa dengan internet maka lebih banyak bagian otaknya yang aktif saat melakukan searching (pencarian) di internet.

"Dari sini dapat diasumsikan bahwa hanya dengan searching di internet, kita dapat melatih otak, menjaganya tetap aktif dan sehat," ujar Small.
Small juga mengatakan bahwa membaca buku juga menunjukkan aktivitas visual cortex otak pada responden, sementara pencarian di internet akan menunjukkan lebih banyak lagi aktivitas di otak.

Ia meyakini bahwa orang-oang yang akrab dengan internet akan mengalami aktivitas otak yang lebih dalam. Kegiatan seperti itu yang diyakini dapat memicu aktivitas otak dan diyakini bisa membantu otak agar senantiasa selalu bugar.